Joyfest 2018, Terbuka untuk Umum

Joyfest 2018, Terbuka untuk Umum

Jakarta Catholic Youth Festival (Joyfest) 2018 yang rencananya akan berlangsung pada 11 September mendatang ini mulai terlihat jelas konsep dan gambarannya, lho kaduds. Melalui media gathering pada Sabtu (19/5) yang lalu di ruang Domus Cordis Center Gedung Wisma Argo Manunggal Jakarta, panitia menjelaskan jumlah target peserta mencapai 12.000 Orang Muda Katolik (OMK).


“Target tersebut didasarkan pada jumlah OMK di Indonesia dan Asia Tenggara. Sekitar 10.000 orang muda dari Indonesia dan 2.000 orang muda dari Asia Tenggara,” ungkap Josef Satria selaku ketua panitia kepada wartawan. Pembagian jumlah tersebut dikelompokan berdasarkan rentang usia 18-35 tahun.

Menurut Romo Al. Andang L. Binawan, SJ selaku Romo pendamping JOYFest 2018, acara yang akan diadakan di ICE BSD Tangerang ini terdapat tiga bagian besar kegiatan, yaitu Ekaristi, seminar, dan festival.

“Nanti ada 22 sesi seminar dengan menghadirkan banyak pembicara. Peserta boleh memilih salah satu sesuai dengan keinginannya. Empat di antaranya berbahasa Inggris yang ditujukan bagi para OMK dari Asia,” ungkap Romo Andang.

Ragam topik seminar yang diadakan antara lain mengenai bisnis, finansial, relasi, hingga masalah internet di kalangan kaum muda Katolik. Acara akan diawali dengan Misa Ekaristi pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, giliran jadwal seminar sebelum festival berlangsung.

“Festival dalam kemasan konser akan diadakan setelah seminar berakhir, sekitar pukul 15.00 WIB. Dibuka oleh penampilan dari Suster Cristina Scuccia OSU dan  ditutup oleh penampilan Matt Maher,” ungkap Josef.

Jadi berkat
Romo Andang menambahkan, acara tersebut memiliki lingkup yang luas, terbuka untuk umum, tetapi merupakan undangan pribadi. “Acara ini terbuka untuk umum, silakan ajak siapapun dari kepercayaan apapun yang penting cinta damai. Namun, ini sekaligus merupakan undangan pribadi. Maksudnya, bukan seperti Asian Youth Day yang dikoordinasi oleh keuskupan atau paroki masing-masing. Jika memang keuskupan dan paroki bersedia membantu, itu akan lebih baik. Sekali lagi, ini merupakan undangan pribadi,” katanya. Romo berharap, Gereja menjadi berkat dunia, tidak terlihat kaku. Orang muda pun dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Lalu, bagaimana dengan harga tiket Joyfest? Kategorinya bervariasi, kaduds. Kalian bisa cek di website resminya www.joyfest.id ya! Kalau mindud bilang, sih ya sepadan lah untuk acara sebesar ini. Apa lagi, ada Suster Cristina Scuccia OSU dan Matt Maher. Jadi, jangan sampai melewatkannya.

Kuy, lah sebelum kehabisan!
*Mimin masih terima kalau ada yang mau beliin 😀

Foto: Aditya Mahendra



1 thought on “Joyfest 2018, Terbuka untuk Umum”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *